Jika kita saat ini dalam status ‘in relationship’ yang tidak syar’i,
Check this out, guys!
—————————————————————————–
.
Ini tentang seseorang yang ada di hatimu,
pikirkan namanya & bayangkan wajahnya!
.
12:::
Apakah kamu pernah berbicara dengan dia
hingga lewat tengah malam dan pada saat kamu tidur,
kamu masih teringat padanya?
11:::
Apakah kamu akan berjalan dengan perlahan
bila bersama dengannya?
10:::
Apakah kamu merasa serba tak enak,
bila 2-3 hari tak mendengar kabar dari dia?
9:::
Apakah kamu selalu tersenyum
ketika mendengar suaranya?
8:::
Ketika kamu memandangnya,
kamu tidak melihat ada orang lain di sekelilingnya?
Apakah di matamu hanya nampak dia seorang?
6:::
Apakah sering kamu hanya berpikir tentang dia
atau yang berkenaan dengan dia?
5:::
Apa kamu selalu tersenyum
ketika memandang wajahnya?
4:::
Apakah kamu akan melakukan apapun,
sekedar untuk dapat berjumpa dengannya walau sebentar?
3:::
Apakah saat kamu membaca tulisan ini,
yang terbayang hanya wajah dia saja?
2:::
Apakah saat ini kamu sebegitunya membayangkan wajah dia
sehingga tidak merasa jika nomer 7 tidak ada?
1:::
Jika kamu mengecek ke atas
untuk memastikan no 7 benar-benar tidak ada
dan kemudian kamu tersenyum sendiri..

Berarti hatimu tlah sebegitunya terbagi!
Ingat guys.. cinta-Nya begitu tulus, kenapa kita bagi?


Stuju bgt mas!
Cinta qt kpada ortu, guru, suami/istri, anak, saudara & lainnya mesti syar’i dan seperti segitiga: smuanya mengarah pada cinta tertinggi: Allah SWT!
Cinta kepada Nya semoga tetap utama,cinta kepada yang lain dan si dia untuk menambah ‘trigger’ lbh cinta kepada Nya, itu saja
sutejo sangett kang!!
Yup.. akan ada banyak cinta mengisi hati kita, yang terus bertambah seiring perjalanan hidup ini tentunya. Bermula cinta ketika mata ini bisa melihat ibu bapak kita, kemudian dari keduanya kita mengenal kakak adik bulek budhe dan orang2 yang mengelilingi kita saat kecil.
Bertambah usia kita mengenal Allah, nabi2, sahabat2nya.. dari TPA di masjid dekat rumah. Mengenal pahlawan, pejuang kemerdekaan, tokoh2 nasional hingga presiden saat ini.. dari bangku sekolah.
Bertambah usia kita mengenal teman2 kita: yang rajin ngaji, yang sering nitip absen pas kuliah, yang hobi ke pameran komputer, yang punya jadwal menu buber masjid2 dket kampus .. hingga yang punya senyum manis, hati cantik atau memiliki keduanya
Setuju dengan ^^ says, bahwa semua cinta yang ada mesti berujung pada cinta hakiki: Sang penggenggam jiwa2 kita! semua cinta yang ada harus menguatkan cinta kita kepada-Nya, bukan mengurangi apalagi mengganti!
Huff.. aq sndiri masih blajar membagi cinta di hati ini, but tetep smangat! Bismillah..!
2 Adi: Eromoko koq bisa OL? nafar po dolan je?
2 Antarii : Usul to de’, dari kmrin mas tejo dibawa2!
TOP BGT…..Udah lima tahun aku gak nengok blog ini, ternyata posting teranyarnya TOP BGT banget.
cinta kok dibagi. memang ada pembagian cinta ya…. jangan2 cinta yg dipahami saat ini memfisikkan cinta, cinta berhierarki, spt seorang pedagang mengitung untung dan rugi dagangannya. mnurutku cinta adalah spirit hidup, cinta adalah tuhan, siapapun yg mencintai n berkasih sayang berati mencintai tuhannya… melewati media apapun cinta itu tetaplah cinta. Kl cinta terbagi ada cinta benar, cinta salah, cinta jujur, cinta palsu, cinta merusak itu bkn cinta tp cinta(prinsip, nilai) yg dipersepsikan lg, apa bnr itu cinta? sangat sial berati org yg berkedudukan diluar sbg tuhan, nabi n rosul, pemimpin, orangtua, krn seakan tdk pantas untuk dicintai, pun dicintai hrs mlewati hirearki yg ada, krn mrk terbiasa n dididik u melakukan kewajiban tp minim hak untuk dicintai akbatnya bnyk orng tnp disadari ktika mjd yg utama dicintai merusak smuanya krn dendam masa ll bhw mrk hrs dihormati, dicintai krn sblm mrk spt skarang tdk mdapatkan scr tulus n mengecilkan diluar mrk. tdk salah, dan jgn menyalahkan tuhan jk bnyk ketidakadilan tjd dimuka bumi ini dilakukan org org besar n pemberontakan o/ org kecil krn slama ini cinta yg dipahami spt cinta pedagang n memfisikkan tuhan secara tdk langsung. smoga kita tmasuk hamba2 tuhan yg mencintai apapun scra tulus ciptaanNYA.
salam persahabatan, mas Kafi…. ^^